Friday, April 22, 2011

Indra Apakah yang Tidak Pernah Tidur


Sesungguhnya seluruh indera itu bisa tidur, kecuali telinga. Maka jika Anda mendekatkan tangan Anda kepada seseorang yang sedang tidur, dia tidak akan terbangun. Jika Anda penuhi ruangan dengan minyak wangi atau hingga gas beracun, maka sesungguhnya dia tidak akan terjaga dan dia akan mati tanpa harus terbangun. Akan tetapi jika Anda berbicara dengan suara yang tinggi, maka dia akan terbangung dari tidurnya.

Telinga adalah indera pertama yang berfungsi sejak lahir. Dia adalah organ yang disebut saat hari kebangkitan.

Allah subhaanahu wa ta’ala berfirman :

فَضَرَبْنَا عَلَى آذَانِهِمْ فِي الْكَهْفِ سِنِينَ عَدَدًا

“Maka kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu” [Al Kahfi : 11]

Allah subhaanahu wa ta’ala mengabarkan kepada kita bahwa sebab tidurnya para pemuda tersebut pada tahun-tahun yang panjang tersebut adalah bahwa Allah subhaanahu wa ta’ala menutup telinga-telinga mereka. Sehingga siang menjadi seperti malam tanpa ada perbedaan. Sungguh Allahsubhaanahu wa ta’ala telah melebihkan pendengaran atas penglihatan, dan mendahulukannya dalam penyebutan banyak ayat, seperti :

صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لاَ يَعْقِلُونَ

“Mereka tuli, bisu dan buta, maka (oleh sebab itu) mereka tidak mengerti” [Al Baqarah : 171]

Realitanya, betapa banyak kita mendengar para ulama dan ahli hikmah buta, akan tetapi tidak pernah mendengar ada seorang ulama, atau ahli hikmah tuli.

Telinga adalah satu-satunya indera yang Anda tidak akan mampu membuatnya tidak bekerja dengan kehendak Anda. Anda mungkin akan mampu untuk memejamkan mata atau memalingkan pandangan, jika Anda tidak ingin melihat orang tertentu. Anda mampu untuk tidak makan, hingga Anda tidak bisa merasakan, Anda mampu menutup hidung hingga tidak bisa mencium aroma tertentu, atau Anda tidak menyentuh sesuatu yang Anda tidak suka menyentuhnya, akan tetapi Anda tidak akan mampu membuat telinga Anda untuk tidak bekerja. Sekalipun Anda menyumbatkan kedua tangan Anda untuk menutupinya, suara akan tetap sampai kepada Anda.

Makanya orang yang tidak bangun untuk shalat subuh disebut oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallaam sebagai orang yang telinganya dikencingi oleh setan, beliau bersabda :

ذَلِكَ رَجُلٌ بَالَ الشَّيْطَانُ فِيْ أُذُنَيْهِ أَوْ قَالَ فِيْ أُذُنِهِ

“itu adalah laki-laki yang dikencingi oleh setan pada kedua telinganya, atau pada telinganya.” [HR. Bukhari : 3097, Muslim : 205, dari Ibnu Mas'ud radhiallaahu 'anhu]

Allah subhaanahu wa ta’ala berfirman :

فَإِنَّكَ لَا تُسْمِعُ الْمَوْتَى وَلَا تُسْمِعُ الصُّمَّ الدُّعَاء إِذَا وَلَّوْا مُدْبِرِينَ

“Maka sesungguhnya kamu tidak akan sanggupmenjadikan orang-orang yang mati itu dapat mendengar,dan menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengarseruan, apabila mereka itu berpaling membelakang.” [Ar Rum : 52]

Disini Allah subhaanahu wa ta’ala mengumpamakan orang yang tidak mengakui perintah-perintah Nya sebagai orang yang mati dan tuli.

Allah subhaanahu wa ta’ala berfirman :

أَفَأَنتَ تُسْمِعُ الصُّمَّ أَوْ تَهْدِي الْعُمْيَ وَمَن كَانَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

“Maka apakah kamu dapat menjadikan orang yangpekak bisa mendengar atau (dapatkah) kamu memberipetunjuk kepada orang yang buta (hatinya) dan kepadaorang yang tetap dalam kesesatan yang nyata?” [Az Zukhruf : 40]

-Sumber : Qiblati edisi 07 tahun II-

http://tirailangit.wordpress.com/2010/10/02/indera-apakah-yang-tidak-tidur/

Tuesday, March 29, 2011

Susu Kedelai atau Susu Sapi ?


Susu kedelai instan dalam kemasan, mulai bermunculan. Di luar negeri, hal ini meresahkan produsen susu sapi. Padahal, kalau diperhatikan, susu kedelai instan harganya lebih mahal daripada susu sapi bubuk.

Istilah susu kedelai, sebenarnya kurang di setujui oleh sebagian kecil orang karena susu lebih mengacu kepada cairan yang di hasilkan oleh hewan mamalia. Sedangkan susu kedelai merupakan minuman olahan dari kacang kedelai. Ada beberapa tumbuhan lain yang juga dapat dijadikan bahan makanan berbentuk seperti susu, yaitu almond, kelapa (santan), kentang, kacang namun diantara tumbuhan tumbuhan tersebut, kacang kedelailah yang yang paling lengkap proteinnya.

Para ahli sepakat, tidak ada makanan sebaik susu. Dan seluruh hewan yang tergolong mamalia akan merupakan suatu 'kewajiban' untuk memberikan air susu mereka kepada bayi mereka baik manusia maupun hewan mamalia yang lain. Namun hanya makhluq dari jenis manusialah yang tetap berlanjut mengkonsumsi susu (dalam hal ini susu sapi) hingga dewasa ketika hewan mamalia lainnya tidak.

Sebenarnya, kandungan susu kedelai dan susu sapi hampir hampir mirip. Keduanya mengandung vitamin A, D, E dan K. Perbedaannya terletak pada protein, kandungan kalsium dan jenis karbohidratnya.

Susu Sapi

Susu sapi, diketahui mengandung protein paling komplit dan penyempurna nutrisi (ingat 4 sehat menjadi sempurna dengan susu). Dalam satu gelas susu sapi saja, terkandung 8 gram protein, 12 gram karbohidrat, serta akan mencukupi 30 % kebutuhan kalsium dan mencukupi 50% kebutuhan akan vitamin B12 dan riboflavin. Kandungan forsor dan riboflavinnya jauh lebih banyak daripada susu kedelai. Namun, perlu diperhatikan, setiap gelas dari susu sapi mengandung 34 mg kolesterol. Kolesterol diketahui dapat menyebabkan penyempitan arteri dan salah satu penyebab penyakit jantung dan menaikan kadar LDL atau kolesterol jahat.

Sebagian kecil orang mengalami alergi susu, yaitu akan merasa mual, kembung dan diare jika mengkonsumsi susu sapi. Hal ini karena gangguan yang disebut laktosuria, yaitu ketidakmampuan tubuh untuk mencerna susu karena tidak adanya enzim laktase pada penderita ini. Ada beberapa pemecahan untuk masalah ini yaitu mengkonsumsi produk yang sudah mengolah atau memecah laktosa, atau mengkonsumsi enzim ini dalam bentuk pil, atau memilih susu kedelai sebagai penggantinya.

Susu Kedelai

Kandungan protein susu kedelai memang dibawah dari susu sapi. Dalam segelas susu kedelai mengandung 7 gram protein, 4 gram karbohidrat, 4,5 gram lemak dan sedikit vitamin B. Susu kedelai juga bukan sumber yang baik untuk kalsium.

Tapi susu kedelai sama sekali tidak mengandung kolesterol sebagaimana susu sapi dan kandungan lemak jenuhnya sembilan kali lebih kecil daripada susu sapi. Kandungan isoflavonnya yang amat terkenal itupun baik sekali untuk membantu menurunkan LDL atau kolesterol jahat. Lemak jenuh merupakan kontributor utama dari penyakit jantung. Sebaliknya, susu kedelai memiliki kandungan asam lemak yang jauh lebih sehat sepuluh kali lebih banyak dibandingkan yang terkandung pada susu sapi. Penelitian juga telah membuktikan bahwa seseorang yang mengkonsumsi susu kedelai sebanyak dua kali penyajian memiliki resiko terkena kanker prostat 70 persen lebih kecil dibandingkan yang tidak dan hal ini tidak di temukan pada susu sapi

Namun, dengan adanya kemajuan tekhnologi saat ini, susu sapi berhasil di olah hingga rendah lemak. Susu kedelai pun tak kalah dengan tambahan nutrisi nutrisi hingga menyaingi nutrisi pada susu sapi. Jadi, mana yang anda pilih? Susu sapi atau susu kedelai?

Artikel alqois.blogspot.com

Sumber :

http://www.goaskalice.columbia.edu/1861.html

http://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=51615

http://www.all-soy-products.com/a21-soy-milk-vs-cow-milk.php

http://www.thedietchannel.com/AskTheExpert/natural-health/Soy-milk-vs-cow-milk-Which-is-better.htm

Tuesday, March 22, 2011

Mengapa Mengkonsumsi Buah lebih baik daripada mengkonsumsi Jus?

Buah utuh memiliki kandungan nutrisi paling lengkap dan paling beragam dibandingkan olahannya. Beberapa jenis nutrisi akan hilang pada saat proses pembuatan jus. Diantaranya adalah :

a. Hilangnya Serat

Pada proses pembuatan jus, hampir sebagian besar serat hilang. Banyaknya serat yang hilang ini tergantung dari proses pembuatan jus, dan jenis buah. Hal ini semakin parah pada jus yang disertai proses penyaringan. Padahal serat merupakan substansi yang banyak sekali manfaat nya bagi tubuh. Serat memiliki fungsi membersihkan usus besar, mengontrol kadar gula darah, membantu menangani obesitas, mengikat kolesterol dan membuangnya, mencegah konstipasi, mengatur kondisi keasaman di usus halus serta mengakibatkan sensasi kenyang sehingga makan bisa dikurangi. Makanan berserat menimbulkan sensai kenyang lebih lama, sehingga mengurangi masuknya kalori dari makanan (karena merasa telah kenyang tadi) dan tubuhpun mengambil energi dari cadangan makanan yaitu glikogen pada hati dan otot atau tumpukan lemak pada tubuh. Inilah mekanisme menguntungkan yang dapat dimanfaatkan bagi sebagian penderita kelebihan berat badan. Namun penelitian menunjukkan bahwa jus tidak efektif untuk menurunkan berat badan.

b. Resiko Diabetes

Penyerapan nutrisi buah menjadi jus, delapan kali lebih cepat daripada buah. Selain itu, hampir seluruh proses pembuatan jus diberi tambahan gula. Dengan demikian, kalori dan gula yang masuk pun lebih cepat diserap oleh tubuh, dan kadar glukosa darah pun segera naik. Hal ini mungkin baik bagi seseorang yang sangat membutuhkan kalori segera. Namun, bagi seseorang yang memiliki masalah gula darah, maka hal ini berbahaya.

c. Kehilangan nutrisi yang ada pada kulit buah

Kulit buah merupakan tempat interaksi buah dengan sinar matahari. Warna warni yang beragam pada kulit buah ini menandakan adanya berbagai macam pigmen yang kaya anti oksidan. Sebagai contohnya, flavonoid dan carotenoid. Keduanya termasuk diantara golongan anti oksidan yang banyak sekali manfaatnya. Flavonoid, meningkatkan kerja vitamin C dalam banyak hal misalnya membantu mengatasi infeksi dalam tubuh. Sedangkan carotenoid, merupakan sumber vitamin A dan juga membantu memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Diantara buah buahan yang dianjurkan untuk dikonsumsi kulitnya adalah anggur, aprikot, pir, apel, strawberry, blueberry, raspberry dan plum. Sayangnya, dalam proses pembuatan jus, seringkali kulit dibuang percuma.

d. Kehilangan nutrisi yang ada pada daging buah

Daging buah atau pulp kaya akan nutrisi. Buah yang paling tepat untuk mengambarkan daging buah adalah buah jeruk. Bagian daging buah yang berwarna putih seperti benang merupakan sumber serat dan sumber flavonoid. Sedangkan sari buah di dalamnya sangat kaya akan vitamin C. Proses pengolahan menjadi jus akan menghilangkan kulit daging buah tadi.

Dibalik banyaknya kekurangan pada minuman jus ini, ternyata ada sedikit kebaikan didalamnya. Nutrisi yang terkandung dalam jus lebih mudah dan lebih cepat diserap oleh tubuh. Selain itu, diantara jeratan jeratan serat, ada zat zat fitokimia dan enzim yang baik sekali di konsumsi oleh tubuh. Pengolahan menjadi jus dapat membebaskan zat zat penting tersebut. Namun, zat zat ini tidak bertahan lama dengan kondisi yang terpapar udara bebas. Beberapa jenis vitamin tidak berfungsi lagi ketika bersentuhan dengan udara. Maka jika anda membuat jus, sebaiknya segera diminum untuk mendapatkan nutrisi yang maksimal.


Artikel alqois.blogspot.com

Sumber:

Flood-Obbagy JE, Rolls BJ. 2009. The effect of fruit in different forms on energy intake and satiety at a meal. Appetite. 2009 Apr;52(2):416-22. Epub 2008 Dec 6.

Michael H. Davidson, Lynn D. Dugan, Jill Stocki, Mary R. Dicklin, Kevin C. Maki,, Frances Coletta, Richard Cotter, , Max McLeod, and Kenneth Hoersten. A

Low-Viscosity Soluble-Fiber Fruit Juice Supplement Fails to Lower Cholesterol in Hypercholesterolemic Men and Women.

Boyer, C. Is There Fiber in Home Made Fruit and Vegetable Juice?

dan sumber lain.

Monday, February 28, 2011

Recovery Bencana Merapi

Bulan demi bulan berlalu,
sementara kondisi pengungsi dan korban bencana erupsi Merapi masih menuntut kita untuk ikut peduli. Proyek penyelamatan aqidah dan pembinaan mental spiritual untuk mereka masih dalam tahap permulaan...

Allah ta'ala berfirman (yang artinya), “Bertolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa, dan janganlah kamu saling menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan.”
(QS. al-Ma'idah: 2)

Abdullah ibnul Mubarak rahimahullah berkata,
“Betapa banyak amal yang kecil menjadi besar karena niatnya. Dan betapa banyak amal yang besar menjadi kecil karena niatnya.”

Atas partisipasi dan perhatian anda kami ucapkan
jazaakumullahu khairaa.


Rekening Donasi

Rekening BNI Syariah Yogyakarta. No. Rek. 0092167858 a.n. Syarif Mustaqim
Rekening Bank Syari’ah Mandiri (Cab.Yogyakarta). No. Rek. 0307089062 a.n. Syarif Mustaqim
Rekening Bank Mandiri (K.C Yogyakarta UGM). No. Rek. 1370007620327 a.n. Syarif Mustaqim
Rekening Bank Muamalat (Cab.Yogyakarta). No. Rek. 0129933348 a.n. Syarif Mustaqim
Rekening BCA (K.C.P Kaliurang Yogyakarta). No. Rek. 8610169750 a.n. Syarif Mustaqim

Bagi yang telah mentransfer donasinya, mohon mengirimkan sms konfirmasi dengan format sebagai berikut:

Nama/Alamat/TanggalKirim/JumlahUang/RekeningTujuan/Merapi
ke:
0852 5205 2345 (Wiwit Hardi Priyanto)
0856 4305 2159 (Nizamul Adli Wibisono)

Bantuan dalam bentuk barang bisa dikirimkan ke:
Alamat Sekretariat:
Wisma Misfallah Tholabul Ilmi, Pogung Kidul 8C SIA XVI RT 01 RW 49. Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta Kode Pos 55284.
Telepon (0274) 6644862.

POSKO DAKWAH DAN SOSIAL AL-ATSARI
Islamic Centre Bin Baaz,
Ma’had Jamilurrahman As-Salafy,
Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari

www.muslim.or.id
www.ypia.or.id

Alamat Sekretariat:
Wisma Misfallah Tholabul Ilmi, Pogung Kidul 8c SIA XVI RT 01 RW 49 Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta Kode Pos 55284. Telepon (0274) 6644862.

YM,: ypiapeduli@yahoo.com

Rincian berupa proposal dan program yang akan dilaksanakan dapat di download disini

Wednesday, November 17, 2010

Mengetahui apa itu Twin-to-twin Transfusion Syndrome (TTTS)

Twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS), umumnya terjadi pada kehamilan kembar monochorion (MC), dimana terjadi donasi darah secara terus menerus dari satu janin ke janin yang lainnya (satu janin bertindak sebagai donor sedangkan janin yang lainnya bertindak sebagai resipien). TTTS ini adalah komplikasi yang terjadi pada janin kembar identik, berjenis kelamin sama, berasal dari satu telur yang hanya memiliki satu plasenta dan tidak terjadi pada janin kembar identik yang memiliki dua plasenta (dichorionic placentation). Diperkirana, TTTS ini terjadi pada 5 – 10 persen kehamilan kembar.

Kehamilan kembar monokhorion sangat beresiko untuk mendapat berbagai jenis komplikasi, diantaranya: TTTS, pertumbuhan janin terhambat, kematian janin dan persalinan prematur. Bayi yang mendonorkan biasanya berat tubuhnya 20% lebih kecil daripada bayi resipien. Ia juga biasanya menderita anemia sedangkan bayi resipien kelebihan transfusi darah sehingga ia cenderung memerah, karena hipotransfusi pada salah satu bayi dan hipertransfusi pada bayi yang lain.
Bayi donor akan mengalami kekurangan cairan karena anemia dan karena bayi resipien mendapatkan transfusi darah maka ia juga lebih banyak mengeluarkan urin dan lebih banyak cairan amniotiknya. Bayi resipien berpotensi untuk mengalami hipertensi, hipertropik kardiomegali, disseminatied intravascular coagulation (menyebarnya pembekuan darah di dalam pembuluh), dan hiperbilirubin setelah lahir.

TTTS, bertingkat tingkat, dari yang yang ringan, hingga yang parah, dan dapat terjadi dalam waktu waktu tertentu, bahkan saat lahir yaitu ketika umbilical cord terjepit setelah lahr, maka salah satu bayi yang lain akan mendapatkan limpahan trasnfusi darah tiba tiba.

Gejala dari TtTS ini yaitu :
Pada Ibu Hamil – pembesaran bagian perut secara cepat dalam 2 – 3 minggu, sebagaimana meningkatnya cairan amniotik dari bayi yang menerima transfusi meningkat; kelahiran prematur, dan pecahnya membran lebih awal
Pada bayi yang mendonor : - Tergolong kecil saat didalam kenadungan, 10-20% lebih kecil daripada bayi resipien, pucat, karena anemia, sirkulasi darahnya buruk
Pada bayi yang menerima - Terglonong besar saat didalam kandungan, 10-20% lebih besar daripada bayi pendonor, berwarna kemerah merahan dan kekuning kuningan pada kulitnya karena banyaknya menerima darah.
Komplikasi lain yang kemungkinan terjadi adalah hydrops fetalis yaitu akumulasi cairan pada beberapa bagian tubuh janin seperti pada kulit kepalanya, berut, paru paru atau jantung.

Diagnosa
TTS dapat dideteksi jika seorang ibu hamil kembar perutnya tiba tiba membesar drastis. Sindrom ini juga dapat diketahui dari pemeriksaan USG. Dan juga, dapat dilihat jika bayi kembar yang lahir yang satu pucat dan yang satu kemerah kemerahan

Treatment sebelum kelahiran
Dimungkinkan untuk menghambat beberapa pembuluh darah si kembar dengan menggunakan laser. Ini akan memisahkan sirkulasi janin dan mengakhiri TTTS. Namun bagaimanapun, hal ini membutuhkan pembedahan saat janin masih didalam perut ibu dan hal ini dapat menimbulkan komplikasi yang serius.

Ada prosedur lain yang dapat dilakukan misalnya dengan membuang kelebihan cairan amnion dari bayi resipien dengan tekhnik yang disebut amniocentesis. Sebuah lubang dapat dibuat pada rongga antara dua kantung amnion bayi, untuk menyeimbangkan cairan antara keduanya.

Jika salah satu dari sikembar ini tidak dapat bertahan atau sekarat, bagian umbilical cord ini dapat dihambat sehingga bayi resipien tidak lagi menerima transfusi dari bayi donor dan masa kehamilan juga dapat diakhiri.

treatmen paling konserfatif adalah menunggu dan mengawasi; kehamilan dapat dipantau dengan USG teratur.

Treatment setelah melahirkan
Perawatan setelah lahir difokuskan karena kelahiran prematur dari bayi tersebut. Semakin prematur bayi lahir, maka semakin banyak kemungkinan buruk yang akan terjadi. Bayi yang lahir dengan kondisi TTS ini kemungkinan berada dalam kondisi kritis dan membutuhkan perawatan intensif. Bayi yang mendonor membuthukan perawatan untuk penderita anemia, sedangkan bayi resipien membutuhkan perawatan untuk kelebihan sel darah merah dan jaundice. Komplikasi lain saat kehamilan seperti hydrops fetalis juga perlu ditangani.

Sumber:

http://rarediseases.about.com/od/rarediseasest/a/031905.htm
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/15597
http://emedicine.medscape.com/article/271752-overview
http://www.tttsfoundation.org/medical_professionals/what_is_ttts.php

Tuesday, November 9, 2010

Donate for Merapi Disaster 2010

More and more disaster happens in Indonesia; volcanic eruption of Mount Merapi in Java is one of them. Some victims need places to shelter; some are separated from their families. Let us extend our condolences to those whom are our brotherhood, even our muslim brotherhood.

Those who wish to contribute can do so through the following accounts :

Bank BNI
UGM Yogyakarta Branch Office
Account Number : 0125792540
Account Holder : Devi Novianti

Bank Syari’ah Mandiri
Kaliurang Yogyakarta Branch Office
Account Number : 0947008920
Account Holder : Ginanjar Indrajati Bintoro

Bank Mandiri
Yogyakarta at Magister Office Branch
Account Number : 1370006548792
Account Holder : Bintoro

Bank Central Asia (BCA)
Account Number : 0130537146
Account Holder : Hanif Nur Fauzi

To those who have donate, please make confirmation to us by short message service (SMS) with the following format:

Name/Address/Date sent/Nominal/Account Destination (from accounts above)/Merapi

To those Number :

+62852 5205 2345 (Wiwit Hardi P.)

or

+62856 4305 2159 (Nizamul Adli)

Or by private message from Yahoo Messenger Service at ID : ypiapeduli@yahoo.com

For Wester Union, Money Gram:



SYARIF MUSTAQIM

Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari

Pogung Kidul No 8C RT1 RW 49 SIA XVI Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman Yogyakarta 55284

For further information, please visit our official site: www.muslim.or.id

May ALLAH keep our hearts to do this act just because of Him. “Everything which is done just because of ALLAH, will be everlasting...”

Saturday, November 6, 2010

Perawatan luka bakar kulit

Kulit merupakan salah satu bagian dari tubuh anda yang sensitif,karena jika ada yang tidak cocol atau tidak sesuai dengan perawatan kulit maka akan membuat kulit anda menjadi rusak. Apalagi jika ternyata kulit anda mengalami luka bakar, maka perawatan luka bakar kulit perlu perhatian yang lebih dan pemilihan obat yang tepat.

Adanya luka bakar di lapisan permukaan kulit bisa terasa lebih sakit daripada luka bakar dalam. Pada luka bakar dalam, biasanya kulit sudah berubah warna menjadi putih dan tidak sakit.Sedangkan luka bakar pada permukaan kulit biasanya menyebabkan kulit berwarna kemerahan dan rasanya sakit sekali. Sebelum mengatasi luka bakar, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu jenis atau tingkatan luka bakar.

Luka bakar kulit dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu luka bakar derajat satu, luka bakar derajat dua dan luka bakar derajat tiga.

Luka bakar derajat satu
Luka bakar derajat satu mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

1. Paling ringan, luka terbatas pada lapisan kulit paling luar.
2. Berwarna kemerahan pada kulit, terasa nyeri, sedikit bengkak, kulit kering tetapi tidak ada lepuh. Kulit di area yang terkena biasanya berubah pucat jika ditekan. Bisa sembuh sendiri dalam waktu 5-10 hari.


Luka bakar derajat dua
Luka bakar derajat dua mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

1. Kerusakan kulit meliputi kulit paling luar (epidermis) dan sebagian kulit bagian dalam (dermis).
2. Biasanya reaksi radang lebih berat, kulit tampak berair disertai lepuh (gelembung berisi cairan). Permukaan area luka berwarna merah atau pucat, sering terletak lebih tinggi dari kulit normal.
3. Waktu penyembuhan. Luka bakar derajat dua yang dangkal dapat sembuh sendiri dalam waktu 10-14 hari. Pada luka bakar derajat dua yang dalam, yaitu bila folikel rambut, kelenjar keringat dan sebasea terkena meski hanya sebagian kecil. Penyembuhannya lebih lama, bisa mencapai satu bulan.


Luka bakar derajat tiga
Luka bakar derajat tiga mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

1. Luka bakar ini Merupakan yang paling berat dan mengenai seluruh lapisan kulit hingga jaringan di bawahnya.
2. Pada kulit tidak ada lagi lepuh dan tidak terasa nyeri karena ujung syaraf rusak. Area kulit yang terkena berwarna abu-abu dan pucat, letaknya lebih rendah daripada kulit normal. Folikel rambut, kelenjar keringat dan sebasea ikut rusak.
3. Penyembuhan tergantung tingkat keparahan. Pada kasus yang parah, bisa dilakukan transplantasi kulit untuk menggantikan kulit yang hilang. Tapi bila luka tersebut tidak terlalu parah, ada langkah-langkah pertolongan pertama sebelum pergi ke dokter.


Perawatan luka bakar kulit

Perawatan luka bakar perlu anda lakukan sesegera mungkin saat terjadi luka bakar, jangan menunggu terlalu lama. Meskipun begitu jangan asal menggunakan obat/salep begitu saja.Penggunaan mentega atau odol untuk mengobati luka bakar kulit tidak disarankan, karena tidak membantu sama sekali.

Anda harus menggunakan obat/salep yang bisa mengurangi peradangan pada luka bakar yang terjadi. Untuk jenis obat/salep yang bisa digunakan segera tanyakan kepada dokter atau apoteker terdekat di tempat anda.

Sumber http://www.informasi-obat.com/index.php?option=com_content&task=view&id=456&Itemid=1